Jembatan dengan Pemandangan Terindah di Jambi

Jembatan dengan Pemandangan Terindah di Jambi, Jembatan dengan Pemandangan Terindah di Jambi

Jembatan dengan Pemandangan Terindah di Jambi

Info Wisata – Dewasa ini, berwisata tak hanya mengunjungi objek wisata seperti gunung dan pantai. Ada tempat-tempat yang sebenarnya bukan untuk dijadikan tempat wisata akan tetapi ramai dikunjungi masyarakat. Salah satunya adalah jembatan. Saat ini banyak masyarakat kita yang berwisata ke jembatan, ada yang sekedar untuk berselfie, ada pula yang sekedar jalan-jalan menikmati matahari sore dan pemandangan di atas jembatan. Salah satu daerah yang memiliki jembatan yang memiliki pesona adalah propinsi Jambi. Jembatan di Jambi gak kalah dengan jembatan yang ada di Palembang, ataupun Suramadu. Berikut ini jembatan di Jambi yang memiliki pesona yang indah : 
1. Jembatan Batanghari II
Jembatan yang dibangun dengan biaya  Rp. 161.374.044.000,00 ini merupakan salah satu jembatan yang ramai dikunjung masyarakat jambi. Bahkan banyak masyarakat yang berjualan di atas jembatan  ini.  Jembatan ini selesai tahun 2010 dengan panjang total 1351 m terletak di Desa Sejinjang, Muaro Jambi.  Panorama Sungai Batanghari dan Sunset menjadi pemandangan yang dapat kamu nikmati jika berkunjung ke jembatan ini.

2. Jembatan Gentala Arasy

Jembatan  Gentala Arasy merupakan jembatan Pedestrian yang  membentang di atas Sungai Batanghari jadi lokasi favorit warga menikmati pergantian malam tahun 2015 sambil berfoto. Jembatan Pedestrian Gentala Arasy menghubungan pusat Kota Jambi dengan Seberang Kota Jambi terdekat yang dibelah Sungai Batanghari, dan jika malam pemandangannya mempesona.
Selain menikmati pemandangan di atas jembatan, Anda juga dapat mengunjungi museum budaya dengan corak arsitektur Islam yang bisa ditemukan di tepi Sungai Batanghari, Jambi. Selain museum dan ruang terbuka publik, bagian belakang museum ini terhubung dengan daerah seberang sungai, dengan adanya jembatan pedestrian selebar 4,5 meter dan panjang 503 meter. Di puncak menara museum ini, terdapat jam besar yang bisa dilihat dari kejauhan.
3. Jembatan Tanjung Menanti

Jembatan Tanjung Menanti merupakan sarana penghubung dari berbagai desa di Kecamatan Pelepat Ilir dan Kecamatan Pelepat dan desa lain, yang terakses ke ruas jalan Lintas Jambi dan jalan Lintas Sumatera, baik arah Padang (Sumbar) maupun arah Jakarta. Dari sisi keindahan, jembatan yang membentangi sungai Batang Tebo ini memiliki panorama indah, terlebih saat di sore hari jelang Magrib. Sehingga tidak heran lagi bila jelang Magrib pasangan muda –mudi nangkring (duduk) di atas jembatan tersebut. 
4. Jembatan Muara Sabak
Salah satu jembatan terpanjang di Jambi ini memiliki  keunikan tersendiri. Di Bawah jembatan sengaja dibangun taman sebagai ciri khas dan diharapkan menjadi kebanggaan masyarakat Tanjabtim. Taman di bawah jembatan ini satu-satunya di provinsi Jambi.
Selain taman, di kawasan koridor Jembatan Muara Sabak juga terdapat lapangan futsal dan basket. Selain itu juga terdapat gazebo dan pusat kuliner yang menyediakan berbagai jenis makanan. 

5. Jembatan Beatrix Sarolangun

Jembatan ini berlokasi di Kota Sarolangun (ibukota Kabupaten Sarolangun) merupakan sarana penyeberangan bagi kendaraan roda dua dan empat, sebagai penghubung antara Desa Sri Pelayang dengan Pasar Bawah Sarolangun. Jembatan tersebut terbentang di atas aliran sungai Tembesi dengan panjang kurang lebih 100 meter dan bentuknya keseluruhan dibuat dari beton tebal dan kokoh. Selain itu, terdiri dari tiga tiang penyangga yang diatasnya membentang empat bagian jembatan yang tulangnya juga terbuat dari beton berbentuk melengkung.

Jembatan Beatrix ini  dibuat pada tahun 1932 oleh orang pribumi dengan cara kerja paksa oleh zaman Belanda, diresmikan dan digunakan pada tahun 1939.  Bangsa Belanda pada masa itu memberi nama jembatan tersebut yaitu Beatrix Brug yang berasal dari nama ratu Belanda yang berkuasa pada awal abad ke-19. Bukti tersebut masih dapat dilihat pada pangkal jembatan di sebelah selatan atau jika ditempuh melalui Desa Sri Pelayang, tepatnya sebelah luar lengkungan pertama terpampang pada batu granit selebar 30 Cm dan panjang 40 Cm bertulisan Beatrix Brug.
Nah inilah salah satu jembatan yang kaya nilai sejarah. Anda bisa juga menikmati sunset dan panorama di sekitar aliran sungai Batang Tembesi.

Berwisata tak harus mahal, menikmati panorama alam sekitar, bisa menjadi alternatif Anda untuk menenangkan diri atau jalan-jalan bersama keluarga.

  Jembatan dengan Pemandangan Terindah di Jambi,   Jembatan dengan Pemandangan Terindah di Jambi

Leave a Comment